Monday, February 10, 2020

PreConfiguration Oracle Database 12c on Suse Linux Enterprise Server x64 part 1

Assalamualaikum wr,wb


   Halo temen-temen kembali lagi dengan saya Raul di blog solusi dari santri kali ini saya akan membagi ilmu tentang cara PreConfiguration Oracle Database 12c di Suse Linux Enterprise Server 11 x64.


   Untuk Script / Command-nya itu agak sedikit berbeda dari Linux lainnya tapi gak usah kawatir disini saya juga menyertakan script / Command-nya.
   Langsung saja kita masuk ke tahap Konfigurasinya:

1. Pertama kita masuk ke tampilan OS Suse Linux Enterprise Server.

2. Kemudian kita buka Terminal dengan cara klik kanan pada layar tampilan / Desktop.

3. Kita masuk ke mode root dengan perintah:
$ su -

4. Kemudian kita edit Hosts dengan perintah:
# gedit /etc/hosts

5. Kemudian kita ketik IP kita dan Hostname seperti dibawah:
127.0.0.0 localhost
192.168.88.249 raul.com raul

6. Kemudian kita Install beberapa paket terlebih dahulu:
# zypper install libstdc++46-devel libstdc++33 libstdc++33-devel libelf-devel gcc-c++ libaio-devel sysstat unixODBC unixODBC-devel xdpyinfo

7. Kita tambahkan beberapa groupadd seperti dibawah:
# groupadd -g 502 oinstall

# groupadd  -g 503 dba
# groupadd  -g 504 oper


8. Kita tambahkan Useradd untuk menambah beberapa User:
# useradd -u 502 -g oinstall -G dba,oper -s /bin/bash -m oracle

9.  Selanjutnya kita buat password untuk User Oracle:
# passwd oracle

10. Kita cek User Oracle kita dengan perintah:
# id oracle

11. Pastikan seperti dibawah ya temen-temen.
 12. Kemudian kita buat Direktori untuk tempa Database nanti, seperti dibawah:
 # mkdir -p /home/u01/app/oracle/product/12.1.0/dbhome_1

13. Kita beri permission pada Direktori yang sudah kita buat tadi:
#  chown -R oracle:oinstall /home/u01/

# chmod -R 775 /home/u01/



14. Kita edit kernel dengan perintah:
# vi /etc/sysctl.conf

15. Kita ketikkan seperti dibawah:
 fs.suid_dumpable = 1

 fs.aio-max-nr = 1048576
 fs.file-max = 6815744
 kernel.shmall = 2097152
 kernel.shmmax = 536870912
 kernel.shmmni = 4096
 # semaphores: semmsl, semmns, semopm, semmni
 kernel.sem = 250 32000 100 128linuxamd64_12102_database_1of2.zip
 net.ipv4.ip_local_port_range = 9000 65500
 net.core.rmem_default=4194304
 net.core.rmem_max=4194304
 net.core.wmem_default=262144
 net.core.wmem_max=1048586


16. Kita juga edit pada Security Limits sperti dibawah:
# vi /etc/security/limits.conf 

17. kita tambahkan seperti dibawah:
 oracle              soft    nproc   2047
 oracle              hard    nproc   16384
 oracle              soft    nofile  1024
 oracle              hard    nofile  65536

 oracle              soft    stack   10240

18. Kita buat juga Direktori untuk zip / folder Database yang akan kita masukkan nanti:
# mkdir -p /master

19. Jangan lupa untuk memberi Permission pada Direktori yang kita buat tadi:
# chown -R oracle:oinstall /master
# chown -R 775 /master





20. Kemudian kita Reboot:
# rebboot

21. Selanjutnya kita harus mematikan firewall kita dengan cara yaitu pertama kita masuk di pilihan YaST.

22. Kemudian kita masukkan Password root.

23. Kita masuk di menu Firewall.

24. Kita Disable dan Stop Firewall, kemudian next.

25. Kemudian kita pilih Finish.

26. kemudian kita masuk ke Aplikasi WinSCP untuk memindahkan Folder Database.

27. Kita masukkan IP, Username root dan Password root.

28. Jika ada notifikasi seperti ini pilih yes.

29. Kemudian kita cari Folder master.

30. Kemudian kita upload file Database yang ada di Host kemudian akan dipindahkan ke Suse Linux kita.

 31. Kita tunggu proses Copy-nya.

32. Jika sudah maka folder akan ter-copy ke Suse Linux kita.

33. Kemudian kita masuk ke Direktori master dengan perintah:
# cd /master

34. Kemudian ketik ( # ls ) untuk menampilkan isi dari folder tersebut.

35. Kemudian akan muncul Zip dari folder Database kita.

36. Kemudian kita Extract dengan perintah:
# unzip oracle\database\12.2.0.1\for\Linux\x86-64--V839973-01

37. Kita tunggu beberapa saat.

38. Kemudian kita reboot.
# reboot

39. Kita masuk ke user oracle:
# su -oracle

40. Kemudian kita edit Bash Profile dengan perintah:

# vi .bash_profile


41. Kemudian kita masukkan Bash Profile seperti dibawah:
# Oracle Settings
export TMP=/tmp
export TMPDIR=$TMP

export ORACLE_HOSTNAME=raul.com
export ORACLE_UNQNAME=raul
export ORACLE_BASE=/home/app/oracle
export ORACLE_HOME=$ORACLE_BASE/product/12.1.0/dbhome_1
export ORACLE_SID=raul

export PATH=/usr/sbin:/usr/local/bin:$PATH
export PATH=$ORACLE_HOME/bin:$PATH

export LD_LIBRARY_PATH=$ORACLE_HOME/lib:/lib:/usr/lib

export CLASSPATH=$ORACLE_HOME/jlib:$ORACLE_HOME/rdbms/jlib


42. Kemudian kita reboot.

43. Kita masuk sebagai user Oracle.

44. Masukkan Password dari User Oracle.

 45. Kita masuk ke Direktori master.

46. Kita ketik:
# ls

46. Kemudian akan muncul folder Database yang sudah kita extract tadi.

47. Kemudian kita masuk ke folder Database dengan perintah:
# cd database

47. Kemudian ketik:
# ls

48. Kemudian kita ketik:
# ./runInstaller 

49. Kita tunggu sebentar jingga muncul tampilan awal dari Oracle Database 12c.


   Oke temen-temen mungkin segini dulu untuk Artikel kali ini akan ada lanjutannya jadi ditunggu ya, terimakasih sudah mengunjungi blog ini dan sampai jumpa.

Wassalamualaikum wr,wb
Previous Post
Next Post

Perkenalkan nama muhmammad raul pratama biasa dipanggil raul saya berasal dari jepara tepatnya di kecamatan welahan, sekarang saya bersekolah di SMK ROUDLOTUL MUBTADIIN BALEKAMBANG NALUMSARI JEPARA motivasi saya adalah terus belajar sampai bisa,pesan saya kepada teman teman jangan menyerah dalam menghadapi sesuatu walaupun kita itu terus gagal dan cari solusinya, terus ikuti blog ini ya temen temen insyaallah saya akan terus membagi ilmu saya disini.

0 komentar: